STUDI GEOLOGI DAN UJI SIFAT FISIK BATUAN ANDESIT PADA DAERAH BULURI KOTA PALU
Abstrak
ABSTRAK
Berdasarkan sebaran litologi yang terdapat di Kota Palu, daerah Buluri memiliki litologi berupa andesit dan telah ditambang secara tradisional oleh masyarakat sekitar, namun batuan andesit yang ada didaerah penelitian Buluri belum diketahui sifat fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian dan mengetahui sifat fisik batuan Andesit di daerah penelitian. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari satuan bentangalam perbukitan sangat curam denudasional dan satuan bentangalam perbukitan curam denudasional. Kekar pada daerah penelitian termasuk dalam kekar sistematik kekar ini membentuk suatu pola atau sistem kekar yang sistematik atau teratur dengan kenampakan yang relatif sejajar terhadap satu sama lain serta memiliki kekar pasangan yang saling berpotongan (cross joint). Litologi yang menyusun daerah penelitian merupakan anggota dari formasi batuan terobosan (gr) berdasarkan pengamatan di lapangan litologi penyusun lokasi penelitian keseluruhan tersusun oleh batuan andesit. Pengamatan petrografi di daerah penelitian tersusun oleh mineral plagioklas 35-55% dan massa dasar 10-25%. mineral lain yang hadir kuarsa 5-20% muskovit 10-15% ortoklas 15% biotit 5-10% klorit 10% sanidin 5% opak 5%. Pengujian sifat fisik batuan dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai densitas, porositas, dan penyerapan air. Adapun nilai rata rata yang didapat densitas 2,70 gr/cm3 penyerapan air 0,47% porositas 0,42%. Sehingga dapat dikatakan bahwa pelapukan yang rendah akan memiliki nilai densitas yang besar, semakin kecil nilai porositas pada suatu batuan maka semakin baik nilai batuan, begitu pula dengan nilai serapan air kecil yang dimana jumlah pori-pori pada permukaan sedikit terbuka.
Referensi
Fenton, C. L. (1940). The Rock Book. Doubleday Company. Garden City, New York.
Fisher, R.V. & H.U. Schmincke. (1984). Pyroclastic Rocks, Springer- Verlag, Berlin, Germany.
Koesoemadinata, R.P. (1978). Geologi Minyak Bumi. Bandung. Penerbit ITB.
Khosama, L,K. (2012). Kuat Tekan Beton Beragerat Kasar Batuan Tuff Merah, Batuan Tuff Putih, dan Batuan Andesit. Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol. 2, No. 1, Maret 2012 ISSN 2087-9334 (1-10)
Raymond, A. Loren. August (2000). Study of Igneous, Sedimentary, and Metamorphism rocks. Second Edition. Mc.Graw Hill.
Sariisik, A., Sariisik, G., and Ahmet Senturk. (2011). Applications of Glaze and Decor on Dimensioned Andesites Used in Construction Sector. Construction and Building Materials. No. 25. Hal. 3694-3702.
Sidarto and Bachri, S. (2013). Struktur Geologi.Geologi Sulawesi, pp. 277–302.
Standar Nasional Indonesia (SNI 0394-1989). Syarat Mutu Batu Alam untuk Bahan Bangunan.
Sukamto, R. A. B., Sumadirdja, H., Suptandar, T., Hardjoprawiro, S., & Sudana, D. (1973). Reconnaissance geological map of the Palu Quadrangle, Sulawesi, 1: 250,000. Geological Research and Development Centre, Bandung.
Sukido, Sukarna D, Sutisna K. (1993). Peta Geologi Lembar Pasangkayu, PPPG, Bandung.
Telford, W.M., Geldart, L.P., dan R.E Sheriff. (1990). Applied Geophysics. Cambridge University Press. Cambridge.
Travis, R. B. (1955). Classification of Rocks. Colorado School of Mines. Golden Colorado.
Van Zuidam, R.A. Van. (1983). Aerial Photo- Interpretation Analysis and Geomorphology Mapping, Smith Pub lisher The Hague, IT
Hak Cipta (c) 2023 Rizky Renaldi, Muslimin U Botjing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
